Beranda » Note » Warung Kopi dan Elegi Malam Minggu

Warung Kopi dan Elegi Malam Minggu

  • by
  • 2 min read
kopi malam minggu

“Bi, jaluk kopi siji”

ucapku dengan nada penat

“Bu, minta kopi satu”.

sambil menunggu kopi, ku minta password wi-fi untuk mengaktifkan internet di tablet butut.

Malam minggu ini tidak seperti malam minggu biasanya, liburan dua hari kuliah ku habiskan dengan pulang ke rumah bersama temen seperantauan, sehabis magrib rumah ini serasa sepi dan hening, ku berkunjung ke warung kopi dekat rumah dan sekedar memesan kopo sambil ngetik tidak jelas di depan monitor.

Malam ini malam sabtu atau malam minggu terserahlah, saya sedang duduk depan warkop (warung kopi). Sampai datang seorang lelaki menghampiri dan berjabat tangan, dia kira  saya sekelompok dari segerombolan dari mereka.

Pikirku positif mungkin mereka segerombolan lelaki kesepian, sebuah elegi yang dialami manusia usia rata-rata duapuluh tahunan menghibur diri dengan secangkir kopi ditemani teman ngobrol yang asik.

Obrolan yang dibahas tidak jauh tentang seorang wanita yang salah satunya menjadi pujaan hatinya, dan juga update berita terbaru sambil streaming YouTube dengan channel video yang sedang panas, tetapi menikmati kopi di malam minggu memang nikmat.


Akh sudahlah ku sruput kopi lagi, sambil tangan terus menari di atas monitor dengan tidak jelas, selamat malam minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *