Musim Menangkap Capung

Kurang lebih satu dekade yang lalu, sehabis musim panen atau pada hari biasa, menjelajahi sawah yang tidak ada padi, hanya ada beberapa petak sawah yang mulai ditanam semangka atau dibiarkan saja kering. Menjelang maghrib anak kecil berlarian di jalan setapak di tengah sawah mengejar capung yang berkeliaran tanpa arah, ketika hari mulai gelap beberapa orang mulai dimarahi oleh orang tuanya. orang tua menggendong anaknya yang sedang nangis.Hampir setiap sore berkumpul dengan teman sepermainan, tidak jauh-jauh dari tetangga sebalah rumah, sehabis bermain tanah “lempung” (tanah untuk membuat genteng) membuat karya seni berupa mobil motor bahkan perkotaan dari tanah lempung. »