Kapan?

Pagi yang cerah tanpa drama, sesuatu yang jarang terjadi ketika bersama dengan anak-anak. Selalu ada saja hal-hal yang menjadi sumber keributan, entah cara melepas sepatu yang tidak sesuai keinginan, berebut daun kering yang entah untuk apa, emosi karena kurang tidur di malam sebelumnya, dan masih banyak lagi. Drama-drama itu yang kadang membuat rindu untuk kembali, lelahnya sebanding dengan hiburan yang didapatkan. Suara anak-anak berlarian dan balok berjatuhan menjadi irama pengiring sebelum lagu senam pagi diputar setiap harinya. »

Author image smolcomrade di #cerpen,

Menanti Magrib

Lapig sudah terbiasa begadang badannya jadi kurus, jarang makan, bisa tidur biasanya pada pukul empat pagi, dimana burung om bram baru bangun, si lapig baru bisa tidur, soalnya burung om bram emosian gampang tegang.  Lebih banyak menghabiskan waktu di malam hari, waktu pagi sampai sore lapig tidur dengan nyenyak, ketika hari sudah gelap dan matahari mulai kabur dikejar jam tayang, lapig duduk de depan kandang babi menanti magrib.  Sambil menunggu magrib lapig selalu mengisi waktu dengan membuat keributan, mulai dari mengacak-acak sepiteng pak rt sampai mencuri ayam om bram. »

Si Burhan Belum Cukur Dari Lahir

Setiap hari cuaca semakin panas lapisan di langit semakin tipis akibat polusi yang semakin membahayakan, si burhan rambutnya panjang sampai menutupi seluruh badannya, belum pernah dicukur dari lahir.  Cuaca panas membuat burhan tidak tahan lagi dengan rambutnya yang sangat panjang, gerah dan lepek, hampir diseluruh badannya, ditambah lagi si burhan jarang mandi, karena kekurangan air, atau memang alasan saja untuk tidak mandi.  Hari jumat akhirnya burhan berniat untuk mencukur rambut sampai ke akar-akarnya, hampir tidak bisa nafas oleh rambutnya. »

Memancing Matahari di Waktu Sore

Wildanfauzy.com – Mondar mandir, lapig kebingungan siang hari masih panas, berdiam diri di kamar, matahari sedang manja, dia telanjang percis di tengah langit, sedangkan lapig mencoba mendinginkan badan, terjun di bak mandi. Minum es hanya mampu bertahan beberapa menit, tenggorokan kering lagi, bibir pecah-pecah, mata kering, niatnya siang ini mau memancing di balong pak sugeng. matahari sialan, saya sudah hitam tambah hitam saja seperti pantat ban dalam. lapig menggerutu Pada akhirnya lapig memutuskan pergi memancing, percuma rasanya jika harus ngadem di kamar mandi, kebetulan sabun sudah habis, tengahnya bolong-bolong. »

Kalo Udah Gede Mau Jadi Apa?

dicariin pagi-pagi, bangun tidur udah ada disini, nih makan dulu! seorang emak mencari anaknya Pagi buta seorang bocah mengunjungi sebuah warung untuk berkumpul dengan teman sebayanya, jaman sekarang sudah banyak fasilitas tidak seperti dahulu kala, dimana handphone yang hanya ada game ular memakan biji ketumbar jadi primadona. Bermain game online dengan bocah-bocah lainnya, gampang kesal karena selalu kalah, bocah berambut cepak tidak pernah menemukan kemenangan, selalu menemukan alasan untuk melampiaskan amarahnya, dari sinyal internet yang lambat. »

Nyamuk Sedih Menghisap Darahnya Sendiri

Hidup untuk mati, akhirnya nyamuk memilih menghisap darahnya sendiri. Sejak lahir di bumi, tidak ada yang mengharap nyamuk itu ada, namanya juha lahir pukul sepuluh siang, kekurangan gizi sejak lahir, ibunya mati perjalanan pulang sehabis menghisap darah ceu romlah penjual nasi pecel. Juha yatim piatu hidup sendirian sejak kecil, tidak ada seekor nyamuk yang mau bergaul dengan dia, sebab juha tidak pernah menghisap darah manusia, masih ada rasa trauma ketika mengetahui ibunya mati di tangan ceu romlah. »

(Cerpen) Makan Bersama

Musim kemarau yang panjang membuat sebagian orang selalu mengeluh tentang kehidupan ini, suhu yang cukup membuat telor mata sapi tanpa harus menggunakan minyak dan gas untuk kalangan orang miskin, semua orang merindukan musim penghujan, selain udara yang sejuk, kekurangan air di sebagian wilayah membuat khawatir akan kekurangan air bersih untuk mandi dan minum. Penghujung tahun selalu datang musim hujan, namun tidak tahun ini, musim hujan datang tidak tepat waktu, manusia sudah terlalu kesal akibat sikap hujan yang semena-mena, sebagian orang lagi merasa biasa saja, sambil menunggu cucian yang belum kering, menunggu sambil menyalakan kipas dan tiduran diatas lantai. »

Seorang Lelaki yang Selalu Patah Hati di Dalam Mimpi

Tengah malam lapig masih meminum kopi, semua temannya sudah tertidur pulas,  keringat dingin, jantung berdetak kencang, lapig tidak berani tidur malam ini, secangkir kopi tersisa hanya ampas, lapig bergegas ke warung yang masih buka di sekitaran kandang babi. Enggak bisa tidur brek? ngopi lagi? siap brek tukang warung Iya brek ngopi lagi lapig menunggu kopi buatan mang brek Tidak perlu mengenakan jaket, malam ini memang dingin bukan main, tetapi lapig masih keluar keringat, si tukang warung terlihat kebingungan melihat tingkah lapig, mengusap keringat di wajah dan menarik nafas dalam-dalam, lapig mulai bisa tenang. »