Suasana Pagi Ini

Ditulis oleh Redaksi pada April 24, 2015

Hari ini ada yang beda dengan hari-hari lainnya karena bertepatan dengan dilaksanakannya KAA (konferensi asia afrika) ada sebuah kebijakan secara mendadak oleh pemimpin negeri ini, bahwa untuk menghormati kaa maka lembaga pendidikan di liburkan.

Yah, begitulah jadi jumat ini kuliah libur, padahal gue lagi rajin-rajinnya kuliah, soalnya mata kuliah hari jumat jos banget bro, filologi namanya, mata kuliah yang berhubungan dengan manuskrip kebetulan lagi enak-enaknya nyunting, malah jumat libur bray, kalimat yang tadi adalah kebalikannya oke skip.

Ini ceritanya, bangun pagi menjelang siang inilah kebiasaan buruk gue, langsung minum air putih biar ganteng, lanjut buka pintu ternyata matahari sudah menyinari bumi ini, pandanganku terpana oleh dua makhluk hidup yang sedang ber-aktifitas di depan kamar gue, Ternyata ada yang lagi dituyulin alias dibotak.

Suasana Pagi Ini</figure>

Pemandangan setiap pagi di depan kamar gue itu beraneka ragam, dikarenakan letak geografis di asrama sangat nyempil alias pojok jika ingin mengakses ke kamar gue harus ngelewatin lorong, jadi pemandangan yang gue liat diantara lain.

  • Orang lagi nyuci motor
  • Orang lagi jemur pakean
  • Orang lagi bercukur
  • Orang sedang merenung
  • Orang sedang menelpon orang tuanya karena gak dikirimin selama satu abad
  • Orang lagi ngangkatin pakean
  • Orang lagi nunggu antrian wc
  • Dll

Itu yang gue amati selama ini, sebenernya masih banyak sih, tapi yang keinget gue cuma segitu, walaupun pemandangan aslinya langsung menghadap ke tembok tapi menurut gue kalo dinikmatin sambil ngopi di sore hari diiringi lantungan musik yang membuat tenang, tembok itu berubah menjadi bukit yang menghijau dengan sejuknya udara atau bagai taman jomblo yang dikelilingi bunga-bunga yang semerbak baunya dan tidak lupa pula segerombolan anak kecil yang sedang bermain dengan riangnya, dan semua itu hilang ketika gue tengok ke gelas ternyata kopi gue abis, Wassalam.