quic cloud vs cloudflare
in

Menggabungkan Quic Cloud dengan Cloudflare

Wildanfauzy.com – Setelah kemarin menggunakan full dari quic cloud dan meninggalkan cloudflare, masalah datang secara teratur, untuk memverifikasi cname quic cloud harus menggunakan root domain, dimana hal tersebut akan mengalami error karena SOA domain.

Cara termudah jika ada masalah dengan root domain adalah menggunakan www atau subdomain, tentu hal sebut merubah domain alias dari yang sudah terbiasa menggunakan naked domain, cara kedua dengan cname flattening, harus menggunakan layanan dns manager pihak ketiga.

Mengubah nameserver kembali dengan ns milik cloudflare dan akhirnya bisa dengan cname flattening, pada akhirnya tidak bisa benar-benar lepas dengan cloudflare yhahaha.

Pertama membuat pengaturan baru di dns manager, mengatur origin ip server, dan menambah cname di root domain dengan cname quic cloud, jika menggunakan domain alias tambahkan juga cname untuk www agar tidak ada masalah dengan origin ip, untuk lebih lanjut bisa membaca disini

Setelah berhasil memverifikasi cname dan bypass csn quic cloud bisa dimatikan, mendapatkan ssl gratis dari let’s encrypt, baru dua hari masalah datang lagi, karena amp real url masih diaktifkan.

Baca Juga:  Kelakuan ABG Jaman Sekarang

Akhirnya memutuskan untuk mengkombinasikan quic cloud dengan cloudflare, mengatur ulang dns kembali menggunakan cdn dari cloudflare.

Sedangkan quic cloud disable cdn, tetapi masih menggunakan layanan image optimization, ccss dan lqip, dimana image optimization di cloudflare harus menggunakan layanan yang berbayar yhahaha.

Image optimization

Berguna untuk mengkompress ukuran gambar tanpa menghilangkan kualitas dari gambar aslinya, dan menggunakan format gambar generasi terbaru yaitu .webp

Critical CSS

Merender website lebih cepat, permintaan file CSS dapat secara signifikan meningkatkan waktu yang dibutuhkan halaman web untuk membuat. Alasannya adalah bahwa secara default browser akan menunda rendering halaman sampai selesai memuat, mem-parsing dan mengeksekusi semua file CSS yang direferensikan. menurut smashingmagazine

Low Quality Image Placeholder (LQIP)

LQIP awalnya diperkenalkan untuk memungkinkan halaman web memuat dengan benar secara tertib, sekaligus menghasilkan gambar berkualitas sangat kecil ukuran kecil untuk menggantikan konten selama proses pemuatan gambar yang sebenarnya. menurut Cloudinary

Ketiga layanan tersebut ada di quic cloud, sedangkan cdn sendiri saya disable lebih memilih menggunakan milik cloudflare, akhirnya kedua makhluk itu bisa bersatu yhahaha.

What do you think?

20 points
Upvote Downvote

Written by pemuda malkis

3 Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

mendung tidak hujan

Mampus Kau! Tertipu Oleh Mendung

ayam durhaka

Ayam Durhaka Digeprek Oleh Majikannya