lubuntu

Lubuntu Cepat Dan Sederhana

Masih dengan distro turunan ubuntu, lubuntu pada versi 20.04 tidak lagi menggunakan LXDE tapi pada versi terbaru sudah berganti menggunakan LXQt, sebenarnya masih belum familiar juga dengan kedua desktop environment tersebut.

Sudah dari lama ingin mencicipi distro lubuntu ini, awalnya sempat bingung ketika mencari di google ada dua website yaitu lubuntu.net dan lubuntu.me, pas awal mencoba mendownload di lubuntu.net ketika mencoba menginstall masalah datang, akhirnya tidak jadi.

Install iso linux dengan etchdroid

Tepat beberapa hari yang lalu terpikirkan untuk mencoba lubuntu kembali, ketika membandingkan dua website tersebut, lubuntu.me sudah ada versi 20.04, seperti ini yang tepat, selesai mendownload iso di warung mangaep, dan memburning dengan aplikasi android yaitu EtchDroid, akhirnya balik dan menginstall lubuntu.

Baca Juga:  Cara Instal Telegram di Linux Ubuntu dan Lainnya

Sekias tentang aplikasi EtchDroid adalah aplikasi burning iso linux ke usb hanya dengan menggunakan kabel OTG, entah mengapa lebih cepet pake aplikasi ini daripada rufus atau unetbootin, mungkin ram handphone sama laptop gedean ram handphone wkwkk.

Proses Instalasi sama seperti biasanya, karena lubuntu sudah menggunakan installer calamares jadi sangat gampang proses installnya, setelah menunggu setengah jam kurang, proses install lubuntu, akhirnya langsung reboot dan mencoba.

Kesan awal menggunakan lubuntu adalah cepat dan minimalis, yah tidak seperti distro turunan ubuntu lainnya, waktu booting lubuntu sangat cepat dibawah satu menit, walaupun disini saya masih menggunakan HDD bukan SSD tapi rasanya booting cepet banget apa perasaan saya saja 😀

Baca Juga:  Make Linux? Berasa Jadi Preman

Aplikasi Lubuntu

Toko aplikasi di lubuntu bernama Discover, satu hal yang menjadi pembeda dengan turunan disto ubuntu lainnya, banyak aplikasi yang berbasis KDE dan Qt bukan gnome ini yang menjadi pembeda dengan saudaranya.

Aplikasi default lubuntu

  • Ark – manajer arsip
  • Bluedevil – konektor bluetooth
  • Temukan Pusat Perangkat Lunak – sistem manajemen paket
  • FeatherPad – editor teks
  • FireFox – browser web
  • K3b – Pembakar CD / DVD
  • Kcalc – kalkulator
  • Manajer partisi KDE – manajer partisi
  • LibreOffice – Office suite (versi antarmuka Qt)
  • LXimage-Qt – penampil gambar dan alat screenshot
  • Muon – manajer paket
  • Noblenote – pencatat
  • PCManFM-Qt – Manajer file
  • Qlipper – manajer clipboard
  • qPDFview – Penampil PDF
  • PulseAudio – pengontrol audio
  • Qtransmission – klien bittorrent (versi antarmuka Qt)
  • Quassel – klien IRC
  • ScreenGrab – Pembuat tangkapan layar
  • Skanlite – pemindaian
  • Startup Disk Creator – pembuat disk boot USB
  • Trojita – klien email
  • VLC – pemutar media
Baca Juga:  Mencoba VPS Untuk Pertama Kalinya

Tampilan Sederhana Nan Mempesona

Pada awalnya lubuntu dirancang untuk laptop jadul tapi semenjak negara api menyerang lubuntu 20.04 hanya tersedia versi 64 bit, walaupun demikian tampilan lubuntu sederhana dan menawan tema bawaan arc dan ikon papirus, bikin saya males untuk ngoprek masalah penampilan.

Cukup dengan tampilan default dan hanya mengganti wallpaper, lubuntu sudah cantik luar dalam wkwkwk, perpindahan aplikasi tidak ada lag, membuka chrome browser dengan puluhan tab tidak ada kendala, walaupun laptop saya jadul ram dua giga storage masih hdd cpu amd jadul, tapi berkat lubuntu jadi ngacir wuzzz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.